Menyajikan sesuatu yang baru, dalam konteks apapun, membutuhkan keyakinan yang luar biasa. Banyak hal yang dipertaruhkan saat melawan arus atau kenyamanan yang ada. Mulai dari kepercayaan dan pengakuan, serta persentase kegagalan yang meningkat pesat akibat keawaman hal baru yang mungkin masih perlu penyesuaian. Tapi, rasanya Angga D. Sasongko dan Visinema Pictures sudah kepalang 'masa bodoh' terhadap risko-risiko itu karena cukup rajin menghadirkan 'menu baru' dalam industri film Indonesia. Mencuri Raden Saleh adalah bukti teranyarnya. Sejak pengumunan judul serta premis awal, rasanya Angga tidak main-main. Pasalnya, ia membawa nama Raden Saleh dalam proyek ambisius tersebut. Ia semestinya tahu betul bahwa hal itu akan melambungkan ekspektasi siapapun yang tahu soal maestro dalam seni lukis Indonesia, bahkan dunia itu. Angga berani mempertaruhkan reputasinya untuk memperlebar cangkupan film Indonesia dengan menjamah genre heist (pencurian). Kemungkinannya hanya dua: Pe...
Buanglah sampah pada tempatnya