Tidak ada yang menyuruh sampeyan membaca tulisan ini. Baca tulisan yang lain saja. Hush. Sebelumnya, tulisan tentang hari kelahiran saya selalu berisi dengan hal-hal yang berkaitan dengan apa saja yang saya lakukan sebagai perayaan atas munculnya saya di dunia, kemudian saya sadar bahwa hampir tiap tahun semuanya tak jauh berbeda. Tidak ada kejutan, kue, badut, dan hal kekanak-kanakan lainnya. Tak apa. Oya, saya sedang flu dan agak pusing ketika menulis postingan ini, jadi saya punya alasan, selain saya memang begini adanya, jika sampeyan menemukan kata-kata atau kalimat yang membingungkan. Maafkan. Lagipula, tidakkah sampeyan punya aktivitas lain yang lebih bermanfaat ketimbang membuang-buang waktu dan kuota, barangkali, pada hal yang sama sekali tidak memengaruhi hidup kalian.
Ampuniku, memahami ini aku tak sanggup.
BalasHapusSebenarnya mudah sekali untuk memahaminya. Sampeyan hanya perlu menggunakan segala indra yang sampeyan punya, kemudian mandi kembang tujuh rupa.
Hapusini apa :(. wanita emang susah dimengerti ya .
BalasHapusYa, begitulah. Tapi, teka-teka selalu menimbulkan rasa penasaran untuk menyelaminya lebih dalam.
HapusPuisinya........... luar biasa mas. Sesulit inikah wanita dimengerti. hiiks
BalasHapusSaya sudah tahu kalau saya punya bakat menjadi penyair.
Hapuskeren.perpaduan tulisan dan angka
BalasHapusTerima kasih.
Hapusserumit inikah perempuan?
BalasHapussampai-sampai para perempuan pun pasti merasa rumit sendiri membaca postingan ini -__-
Sepertinya demikian. Terima kasih sudah berkunjung:D
HapusHAHAHAHAHA tolong aku langsung pengen ketawa begitu lihat (bukan baca) 'puisi'nya :)))))
BalasHapusItulah seni.
Hapusperempuan itu mahluk yang membingungkan dan sulit dipahami
BalasHapusSepakat :D
Hapus